Rumah & Properti

Cara Membuat Taman Rumah Minimalis Cantik dan Asri

Share:

Halaman depan atau belakang rumah yang dipenuhi tanah gundul sering terbengkalai begitu saja. Padahal, lahan berukuran 2×3 meter sudah cukup untuk diubah menjadi sudut hijau yang menyegarkan mata.

Mengatur tips membuat taman rumah yang praktis dan hemat anggaran sebetulnya tidak rumit. Tanpa perlu menyewa jasa arsitek bentang alam, penataan tanaman bisa dikerjakan sendiri saat akhir pekan.

Kuncinya ada pada pemilihan jenis tanaman, pencahayaan matahari, dan media tanam yang pas agar tanaman tidak cepat layu.

Pencahayaan Matahari Menentukan Jenis Tanaman

Setiap tanaman punya kebutuhan sinar matahari yang berbeda. Perhatikan area lahan selama 3 sampai 4 hari untuk melihat lama paparan sinar matahari langsung.

Area yang terpapar sinar matahari lebih dari 6 jam sehari cocok untuk tanaman bunga seperti melati jepang atau bougainvillea. Kalau area terhalang tembok dan hanya dapat sinar tipis sekitar 2 jam, pilih jenis seperti monstera, sirih gading, atau calathea.

Tanaman paku-pakuan juga tumbuh subur di area teduh. Memaksa tanaman pelindung sinar penuh di tempat teduh bikin daunnya cepat menguning dan busuk.

Baca Juga: Tips Rumah Ramah Lingkungan yang Hemat dan Praktis

Ukur Lahan dan Siapkan Sistem Drainase

Genangan air hujan adalah musuh utama akar tanaman. Sebelum menanam, buat kemiringan tanah sekitar 1 sampai 2 derajat ke arah pembuangan air.

Lapisi bagian bawah tanah dengan kerikil setebal 3 cm sebelum menumpuk media tanam. Kerikil berfungsi menyaring air agar tidak menggenang di sekitar akar.

Gunakan campuran tanah topsoil, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1 sebagai media tanam utama.

Untuk lahan sempit seluas 1×2 meter, pembuatan saluran cacing dengan pipa paralon berlubang bisa jadi alternatif murah di bawah Rp50.000. Cara ini dapat membantu mencegah tanah tergerus air saat hujan deras melintas.

Kombinasi Tanaman Lokal dan Hiasan Batu

Tanaman lokal lebih tahan cuaca tropis dan tidak butuh perawatan ekstra. Lidah mertua, rumput gajah mini, dan pandan bali merupakan pilihan yang ramah kantong.

Bibit tanaman hias ini biasanya dijual mulai dari Rp15.000 sampai Rp45.000 per polybag di pasar kembang. Kombinasikan tanaman tinggi di bagian belakang dan tanaman pendek di depan agar terlihat berundak.

Taburkan batu koral putih atau batu kali di sela-sela tanaman. Batu ini menahan cipratan tanah saat hujan deras sekaligus mempercantik tampilan.

Baca Juga: Cara Menata Kamar Tidur Sempit agar Lebih Lega

Menata Pot untuk Rumah Sewa atau Kontrakan

Penghuni rumah kontrakan tetap bisa punya sudut hijau tanpa merusak semen atau lantai keramik. Penggunaan rak besi bertingkat atau pot gantung adalah trik yang efisien.

Pilih pot tanah liat atau pot plastik bermotif kayu dengan diameter 20 sampai 30 cm. Jika tidak diizinkan mengebor dinding untuk gantungan pot, gunakan rak berdiri tipe berdiri bebas yang mudah dipindahkan.

Penataan vertikal memuat hingga 8 pot tanaman kecil pada area yang lebarnya kurang dari 50 cm. Model ini membuat lantai tetap bersih dan gampang disapu dari rontokan daun.

Jadwal Menyiram dan Pemupukan Ringkas

Menyiram tanaman tidak selalu harus dilakukan dua kali sehari. Cek kelembapan tanah dengan menusukkan jari setinggi 2 cm ke dalam media tanam.

Jika tanah terasa kering dan tidak menempel di jari, segera siram sampai air keluar dari lubang bawah pot. Tanaman sukulen dan kaktus cukup disiram seminggu sekali.

Berikan pupuk NPK Mutiara sebanyak setengah sendok teh per pot tiap dua minggu sekali. Jika tanaman mendadak layu masal atau diserang hama kutu putih yang parah, konsultasikan ke penjual bibit atau teknisi tanaman di toko pertanian terdekat.

Baca Juga: Tips Memilih Warna Cat Rumah agar Suasana Lebih Hidup

Semprotkan racun hama organik dari campuran air sabun pencuci piring tipis bila terlihat ada jelaga hitam di daun.

Pangkas daun kering secara berkala menggunakan gunting stek tajam pada pagi hari, agar bekas potongannya cepat kering terpapar sinar matahari.

Pertanyaan Seputar Tips Membuat Taman Rumah

Berapa biaya awal untuk membuat taman rumah sederhana?

Biaya awal untuk taman ukuran 2×3 meter berkisar antara Rp300.000 sampai Rp750.000. Anggaran ini sudah mencakup tanah rumput gajah mini, 5-8 pot bibit tanaman hias lokal seperti lidah mertua, dan pupuk dasar.

Tanaman apa yang paling tahan panas untuk halaman rumah?

Kamboja jepang, bougainvillea, lidah buaya, dan rumput gajah mini sangat tahan paparan sinar matahari terik. Tanaman jenis ini tidak gampang layu meskipun hanya disiram dua hari sekali.

Bagaimana cara mencegah rumput liar tumbuh di sela-sela taman?

Pasang kain mulsa atau landsekap kain di atas tanah sebelum menaburkan batu koral atau menanam rumput hias. Lapisan ini menahan sinar matahari menembus ke benih rumput liar di bawahnya.

Apakah taman kecil di lahan sempit bisa memakai sistem siram otomatis?

Bisa, gunakan sistem irigasi tetes mini dengan timer keran air yang harganya mulai dari Rp100.000 sampai Rp250.000 di toko online. Alat ini menyalurkan air perlahan langsung ke area akar tanpa membikin area sekitar becek.

Share: